Friday, June 12, 2015

Lentera

Ada orang yang senang melih at pelangi sehabis hujan
Ada orang yang senang melihat letupan-letupan  kembang api di malam pergantian
Ada orang yang senang melihat burung-burung yang ku tak tahu namanya terbang beriringan
Mereka senang
Tapi aku lebih senang melihat cahaya lentera-lentera yang menyala hangat
Pada kedua matamu

Tangan ini mendingin
Aku coba ulurkan tangan ini pada cahaya lenteramu
Tapi hangat yang aku rasakan hanya secepat petir menyentuh bumi
Hangat, lalu tiba-tiba panas membakar tangan ini
Seakan-akan uluran tangan ini adalah perbuatan bodoh sehingga kau tak menerimanya
Ada apa dengan lenteramu?
Apa hangat lenteramu hanya untuk satu orang, tapi bukan untuk aku?
Apa ada seseorang yang pernah melukai lenteramu?

Entahlah
Yang aku tahu, resahmu hanya akan membuat lentera itu meredup
luka-luka yang mereka tinggalkan tak akan menutup
hapuslah
hapuslah resahmu itu
coba tuang lukamu pada deras hujan, burung yang hinggap di kaca jendelamu, pada kertas dan aksara, atau pada apapun yang kau percayai
tuanglah
tuanglah lukamu itu
lihat tangan ini yang terbuka
beri aku makna

sehingga kita bisa mulai menulis cerita

--
Pembacaan puisi: https://soundcloud.com/ilhamfauziex/lentera

Thursday, May 28, 2015

Gulungan Kertas Di Hutan Saliha

banyak orang yang terjun
jatuh ke dalam hutan
mencari apa yang ingin dicari
mereka sengaja tersesat
mencoba merasa nyaman
padahal hutan yang mereka tuju
hutan yang salah
mereka menyesal tersesat
coba cari jalan keluar
berhasil keluar berbekas luka
luka-luka kecerobohannya sendiri
 
kini aku terjun
jatuh ke dalam hutan
mencari apa yang seharusnya ditemukan
tak ingin sengaja tersesat
tak ingin cepat merasa nyaman
tak ingin
sebelum aku yakin bahwa kamu 
adalah hutan yang tepat


Thursday, April 30, 2015

Sepucuk Surat Untuk Perempuan Di Pendopo Itu

saya punya banyak kesempatan
untuk memberi kita kesempatan

saya melewatimu sekian kali
tapi saya hanya lewat
dan berpura-pura kamu adalah perempuan yang lain
padahal tidak
tidak untuk saya
mata kita sudah berbicara
mereka sudah menunjukkan
mereka sudah saling menyapa
mereka sudah saling mencari
dan sekarang
saya menyesal

Friday, April 24, 2015

Ode untuk....................................hehe

ketika saya menulis ini
lagu yang tidak sengaja terputar adalah
She's Thunderstorms dari Arctic Monkeys
coba sekali-kali kamu dengar
penulis liriknya adalah Alex Turner
Alex Turner si jenius menulis lirik
liriknya-liriknya puitis
selalu mempunyai lapisan makna
eh
ngomong-ngomong
sebenarnya ode ini untuk siapa
Alex Turner?
bukan
ode ini tetap untuk kamu
kamu boleh menyobek
atau melongkapi bagian atas
karena ode untuk kamu baru dimulai
disini;
ya, kamu lagi
sepotong pagi di hari Jumat
ada saja alasan untuk bangun pagi di hari Jumat
menuntut ilmu
menikmati udara segar
menghindari macet
mencegah penyakit
eh
tunggu sebentar
sepertinya saya kelewatan satu alasan
oh iya
saya kelewatan satu
di hari Jumat
saya bisa melihatmu sedikit lebih lama;
melihatmu melangkahkan kaki
melihat kibar rambutmu
melihat apa yang saya bisa lihat
dalam waktu yang sedikit
dan saya manfaatkan waktu yang sedikit itu
menyenangkan bukan
hahaha
lupakan tiga alasan yang di atas
tiga alasan yang di atas hanya bualan
alasan yang sebenarnya hanya satu
alasan untuk bangun pagi di hari Jumat
alasan mengapa hari Jumat beda dari hari yang lain
yang membuat hari Jumat terasa berbeda
terasa istimewa
selalu ditunggu
karena ada kamu di dalamnya
istimewa



April 2015

Monday, April 20, 2015

Warna Leatrice Eisman

Aku ingin memberimu merah muda
Dan aku juga ingin memberimu hijau sekaligus kuning
Memberimu merah muda
Memberimu hijau
Memberimu kuning
Menerima segala hitammu

Izinkan aku memberimu merah muda
Karena dengan memberimu merah muda
Aku bisa merasakan hijau sekaligus kuning merasuk ke dalam raga
Menghibur segala hitam

Aku
Merah muda
Kamu

Hanya dengan sajak ini aku sampaikan merah mudaku
Karena aku belum merah
Belum merah menatap matamu


April 2015

Saturday, April 18, 2015

Pesan Dari Mata

Sepertinya sepasang mata kita sudah pernah bertemu sebelumnya
Mungkin saya tidak pernah sadar
Mungkin kamu juga tidak pernah sadar
Tapi sepasang mata yang saya punya bilang kalau ia ingin bertemu lagi
Dan lagi
Dan ingin terus
Bertemu dengan matamu
Memandang keseluruhanmu
Dan ia tidak butuh alasan untuk itu
Karena sepasang mata ini adalah sahabat yang tidak bisa berbohong



Jadi, bagaimana dengan sepasang matamu?




April 2015 

Sunday, April 12, 2015

Sendok

sebagian orang percaya dengan reinkarnasi

apa kamu percaya dengan reinkarnasi?

saya tidak percaya reinkarnasi

tapi kalau saya mati lebih dahulu

dan saya diperintahkan Tuhan untuk lahir kembali dengan wujud lain

saya tidak ingin menjadi manusia lagi

saya ingin menjadi sendok-sendok di meja makanmu

karena hanya dengan itu

saya bisa menyentuh bibirmu



April 2015